Cara Ternak Ayam Kalkun Yang Menjanjikan

Cara Ternak Ayam Kalkun Yang Menjanjikan

Sabung ayam, Ternak Ayam Kalkun – Beternak ayam memang yang merupakan suatu hal yang menyenangkan juga menjadi ladang bisnis untuk  sebagian orang. Di Indonesia sendiri, untuk memelihara ayam itu sangat banyak dilakukan sebagian besar masyarakat. Untuk Mereka umumnya beternak ayam kampung, untuk ayam ras atau potong dan kemudian ayam petelur. bagi ternak ayam kalkun berada di Indonesia masih terbilang sangat  jarang, hal tersebut  dipengaruhi oleh sangat banyak faktor. Namun demikian , yang menjadi salah faktor pertama ialah  kalkun yang bukan merupakan jenis unggas yang berasal dari Asia khususnya Indonesia. Kalkun yang berasal dari Kanada juga Eropa Utara.s128, s1288, sabung ayam, adu ayam, laga ayam, agen sabung ayam, s128 sabung ayam, s1288 sabung ayam

 

Tips Ternak Ayam Kalkun yang Benar

ayam kalkun

agen s128,  Ayam kalkun memang berbeda dengan jenis ayam lainnya namun sebenarnya perawatannya hampir sama dengan ayam kampung. Jenis kalkun sendiri sangat banyak seperti kalkun putih, kalkun bourbon red, kalkun black Spanish, kalkun golden palm, kalkun self buff dan kalkun bronze serta royal palm. Dari sederetan jenis kalkun tersebut, yang paling mahal harganya adalah black Spanish. Di sini ada beberapa tips ternak ayam kalkun yang harus diperhatikan, antara lain sebagai berikut;

  1. Memperhatikan kandangnya

Kandang kalkun dengan ayam lainnya memang tidak ada yang berbeda tetapi yang menjadikan kandangnya spesial adalah ukurannya yang besar. Hal tersebut dipengaruhi oleh ukuran dari ayam kalkun itu sendiri. Namun perlu Anda perhatikan, ternak ayam kalkun dengan memperhatikan kandangnya ada catatan penting yaitu berdasarkan umur ayam. Jika ayam masih berumur 0-6 minggu maka kandangnya harus lebih hangat. Suhu kandang ayam kalkun muda harus lebih hangat dari yang lainnya karena ini akan mempengaruhi pertumbuhan dari anak kalkun tersebut.

agen s1288, Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan lampu bohlam berkapasitas 25 watt untuk menghangatkan kandang anak ayam kalkun tersebut. Tetapi lampu tersebut bisa dikurangi jumlah watt nya apabila cuaca di luar sedang panas. Untuk merawat anak ayam kalkun adalah yang terpenting jangan terlalu panas dan terlalu dingin. Lalu setelah 6 minggu, Anda bisa menempatkan kalkun ke kandang yang lebih luas supaya banyak ruang geraknya. Jadi untuk ternak ayam kalkun Anda harus menyiapkan 3 kandang yang berbeda. Pertama yang berukuran kecil untuk para anak ayam kalkun dan diberi juga dengan lampu penghangat, kedua kandang berukuran luas untuk tempat ayam-ayam kalkun usia dewasa, ketiga kandang ayam kalkun untuk ayam yang sudah siap kawin.

 

  1. Memilih bibit ayam yang berkualitas

Yang paling terpenting untuk ternak ayam kalkun adalah memilih jenis ayam yang berkualitas. Mengapa? Karena nantinya Anda akan mendapatkan ayam yang baik dan juga memiliki nilai jual s1288, tinggi. Mencari ayam kalkun yang berkualitas sebenarnya tidak sulit, pertama yang harus diperhatikan adalah pilih ayam yang tidak ada cacat fisik, pilih ayam yang sehat kemudian pilih ayam yang postur tubuhnya tegap dan juga besar. Pemilihan bibit berkualitas tersebut nantinya akan menghasilkan anak-anak ayam yang berkualitas juga jadi sudah sewajarnya Anda memperhatikan ini.

 

  1. Memilih lokasi kandang yang baik

judi Tajen Online Selain harus memperhatikan kandangnya, ternak ayam kalkun juga harus memperhatikan lokasi kandang atau penempatan kandang. Mengapa harus melakukan hal demikian? Karena ayam kalkun yang berada di lokasi kandang yang baik maka pertumbuhannya pun juga akan semakin bagus. Ayam tidak akan stress dan Anda pun akan mendapatkan keuntungan dengan hal tersebut. Untuk membuat kandangnya, usahakan jangan di tempat yang ramai atau minimal jauh dari gangguan manusia. Kemudian pilih kandang yang jauh dari gangguan hewan lain supaya tidak terjadi perkelahian.

 

Sebelum membuat kandang kalkun memang hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyurveinya terlebih dahulu. Jangan sampai lokasi pemilihan kandang yang Anda pilih nantinya akan membuat ayam kalkun menjadi stress dan akhirnya mati. Tentu hal tersebut akan sangat merugikan para peternak, kemudian pilihlah lokasi kandang yang banyak sinar mataharinya. Mengapa? Karena ayam kalkun akan jauh lebih sehat bila sering terkena sinar matahari. Jangan menempatkan kandang kalkun di tempat yang gelap.

 

Yang paling penting lagi adalah jangan memilih lokasi kandang di tempat rawan bencana seperti banjir atau pun tanah longsor. Apabila Anda nekat dan tidak memperhatikan hal tersebut nantinya Anda sendiri yang akan rugi. Ternak ayam kalkun memang gampang-gampang susah kemudian akan lebih baik jika lokasi kandangnya lembab tetapi masih bisa mendapatkan sinar matahari. Kesimpulannya adalah pilihlah lokasi kandang kalkun yang aman, nyaman dan distribusi makanan juga mudah.

 

  1. Memilih pakan kalkun yang benar

Ayam kalkun itu merupakan ayam yang gemar memakan sayuran segar. Memang sangat berbeda dengan jenis ayam lainnya yang gemar memakan biji-bijian tetapi ayam kalkun jauh lebih menyukai sayuran. Hal itu lah yang membuat jenis unggas tersebut memiliki tubuh sehat dan dagingnya pun lebih enak dan berkualitas. Namun, kalkun sendiri sebenarnya hampir sama dengan ayam kampung untuk perawatan makannya. Untuk ternak ayam kalkun, selain sayuran segar Anda juga bisa memberikan makanan lainnya seperti BR1 untuk anak ayam dan BR2.

 

Untuk mendapatkan ayam kalkun yang berkualitas tentunya harus memperhatikan sumber makanannya juga. Selain memberikan sayuran segar, BR merupakan makanan penting bagi kalkun karena nilai gizinya yang terbilang tinggi. Kemudian tempat minum ayam usahakan jangan berdekatan dengan tempat makannya karena jika tidak dipisahkan maka akan membuat kandang menjadi kotor.

 

  1. Memberikan vaksinasi

Ternak ayam kalkun tidak hanya memperhatikan kandang dan juga makanannya saja tetapi harus memperhatikan kesehatan kalkun itu sendiri. Oleh karena itu, Anda harus sering-sering memberikan vaksinasi pada ayam kalkun terutama saat masih muda. Hal tersebut akan menghindarkan kalkun dari berbagai serangan bakteri yang terbawa makanan dan juga virus. Namun tidak harus semua ayam ternak Anda diberi vaksin satu per satu yang penting Anda harus memperhatikan kebersihan kandang dan sumber makanan yang akan diberikan pada ayam. Tetapi jika Anda ingin mendapatkan banyak keuntungan dari beternak kalkun maka sebaiknya lakukan vaksinasi setiap 2 bulan sekali. Dengan begitu Anda juga bisa mengecek kesehatan ayam ternak yang dimiliki. Selain memberikan vaksinasi, Anda juga harus memberikan suplemen untuk kalkun yang Anda pelihara. Suplemen tersebut bisa membuat daging atau telurnya lebih berkualitas lagi nantinya.

 

Beternak ayam kalkun memang masih terbilang jarang di Indonesia. Masyarakatnya pun cenderung lebih menyukai ayam kampung dan ayam potong untuk dipelihara. Hal tersebut dikarenakan ayam kalkun harus memakai kandang yang berukuran luas sehingga masyarakat pun cenderung tidak memiliki banyak biaya. Tetapi bisnis ayam kalkun sendiri saat ini juga tak kalah dengan ayam jenis lainnya. Apabila Anda tertarik, dengan memperhatikan kelima tips di atas tentu dengan sangat mudah Anda akan mendapatkan ayam kalkun berkualitas. Perhatikanlah di setiap detailnya supaya ternak ayam kalkun nantinya bisa berhasil dan ini juga menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.