S128 | Cara praktis memelihara ayam kampung pedaging

Cara  praktis memelihara ayam kampung pedaging

s128, s1288, sabung ayam, adu ayam, laga ayam, agen sabung ayam, s128 sabung ayam, s1288 sabung ayam

Agen S128, Memang Kebanyakan orang yang memelihara ayam kampung,  yang sebatas memelihara saja tanpa memperhatikan aspek keuntungan yang nantinya akan didapat atas  hasil beternak ayam kampung, dan  juga kadangkala tidak mengetahui  cara memeilha ayam kampung yang  memang baik, kali ini penulis tentunya share cara untuk memeilhara ayam kampung pedaging agar  nanti ternaknya tumbuh sehat juga  menghasilkan uang. Artikelnya kami   kutip dari beberapa sumber.

Untuk mengubah sistem beternak dari ayam kampung untuk  sistem ekstensif  pada sistem semi intensif bahkan intensif memanglah  tidak mudah, apalagi bila cara beternak untuk sistem tradisional (ekstensif) yanng sudah mendarah daging pada masyarakat kita. namun tetapi jika dilihat nilai kemanfaatan juga  hasil yang dicapai akan menjadi faktor pendorong untuk mencoba beternak sistem intensif. mendapatkan hasil optimal usaha beternak ayam kampung, perlu kiranya memperhatikan hal berikut :

  1. Bibit

S128 Live, Bibit tentunya  mempunyai kontribusi sebesar 30% pada  keberhasilan suatu usaha peternakan. Untuk  Bibit ayam kampung (DOC) bisa  diperoleh dengan: membeli DOC ayam kampung yang langsung pembibit, untuk membeli telur tetas juga  menetaskannya sendiri, bahkan membeli indukan menghasilkan telur tetas yang kemudian ditetaskan sendiri baik itu jika alami / dengan bantuan mesin penetas. Tentu Kami tidak menguraikan sisi negatip juga positif cara untuk mendapatkan DOC ayam kampung mengingat akan memerlukan halaman panjang nantinya. Yang Secara singkat DOC ayam kampung sehat juga  baik mempunyai kriteria berikut : berdiri tegap, sehat tidak cacat, mata bersinar, pusar sempurna, bulu bersih juga mengkilap, tanggal menetas tidaklah lebih lambat atau cepat.

  1. Pakan

Bisa Kita ketahui bersama  bahwanya  pakan yang mempunyai kontribusi 30% atas keberhasilan suatu usaha. Pakan ayam kampung pedaging yang memang  sebenarnya fleksibel juga tidak serumit jika  kita beternak ayam pedaging, petelur bahkan puyuh sekalipun. pakan yang biasanya diberikan antara lain adalah : konsentrat, dedak, jagung, alternatif yang lain seperti sisa dapur/warung, roti BS, bihun BS, mie instant remuk,  dan juga  lain sebagainya. Yang memang terpenting ketika menyusun bahkan memberikan ransum ialah  tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi dari ayam kampung yakni  protein kasar (PK) yang sebesar 12% juga  energi metabolis (EM) sebesar 2500 Kkal/kg.

Jumlah pakan diberikan atas  tingkatan umur sebagai berikut :

  • 7 gram/per hari sampai umur 1 minggu
  • 19 gram/per hari sampai umur 2 minggu
  • 34 gram/per hari sampai umur 3 minggu
  • 47 gram/per hari sampai umur 4 minggu
  • 58 gram/per hari sampai umur 5 minggu
  • 66 gram/per hari sampai umur 6 minggu
  • 72 gram/per hari sampai umur 7 minggu
  • 74 gram/per hari sampai umur 8 minggu

 

Sedangkan untuk  air diberikan ad libitum (tidak terbatas) dan juga pada tahap-tahap awal pemeliharaan yang perlu dicampur vitamin+antibiotika.

  1. Perkandangan

S1288  kandang yang baik : memang jarak kandang atas  permukiman minimal 5 m, bahkan  tidak lembab, sinar matahari pagi yang dapat masuk juga sirkulasi udara yang cukup baik. Sebaiknya untuk memilih lokasi agak rindang dan juga  terhalangi oleh bangunan bahkan tembok lain agar nantinya angin tidak bisa berhembus langsung dalam kandang.

Penyucian  peralatannya dilakukan teratur sebagai bentuk usaha biosecurity dengan cara  menggunakan desinfektan tepat dan juga  tidak membahayakan untuk  ternak itu sendiri. Memang Banyak pilihan jenis dari  desinfektan yang memang ditawarkan berbagai produsen pembuatan obat.

Untuk Ukuran kandang : tak ada ukuran standar kandang ideal, tetapi anjuran sebaiknya untuk lebar kandang 4-8 m juga  panjang kandang tidak lebih 70 m. perlu mendapat perhatian ialah daya tampung bahka kapasitas kandang. Untuk Tiap meter persegi diisi antara 45-55’ekor DOC ayam kampung hingga umur 2 minggu, untuk  jumlahnya dikurangi sesuai bertambahnya umur ayam.

Bentuk kandang dianjurkan bentuk postal lantai yang dilapisi litter terdiri atas  campuran sekam, serbuk gergaji juga kapur setebal ± 15 cm. Untuk Model atap dan monitor yang terdiri dua sisi pada bagian puncaknya memang ada lubang untuk  ventilasi dan atap menggunakan genteng / asbes.

Untuk Pemeliharaan ayam kampung yang di bagi dalam 2  fase yakni  fase starter (jangka umur 1-4 minggu) fase finisher (jangka umur 5-8 minggu). Untuk  fase starter yang biasanya digunakan kandang bok (pemanas) bisa bok yang khusus bakan  juga kandang postal yang memang diberi pagar. Suhu kandang bok yang  biasanya berkisar 30-32°C. fase finisher kandang ren / postal seperti halnya pemeliharaan ayam broiler.

  1. Manajemen Pemeliharaan

Manajemen bahkan  tatalaksana pemeliharaan , adalah peranan tertinggi pada keberhasilan usaha peternakan adalah  sekitar 40%. Bibit berkualitas dan  pakan yang berkualitas yang belum tentu memberikan jaminan dari keberhasilan usaha jika manajemen pemeliharaan diterapkan memang tidak tepat. untuk Sistem pemeliharaan ayam kampung yang bisa dilakukan 3 cara yaitu :

  • Ekstensif atau tradisional (diumbar), tanpa kontrol pakan juga kesehatan
  • Semi intensif (yang disediakan kandang pada halaman berpagar), memang ada kontrol pakan juga kesehatan ternak tetapi tidak ketat
  • Intensif (seperti ayam ras), kontrol pakan juga kesehatan ketat

 

Untuk Model pemeliharaan ayam kampung intensif lebih disarankan terutama hal kontrol penyakit. Sebenarnya banyak lagi manfaat cara beternak intensif, tetapi dari kami tidak dapat menguraikannya pada pembahasan ini.

  1. Pengendalian Penyakit

Hal tak kalah pentingnya pengendalian penyakit. Memang Kita semua setuju akan statement “mencegah lebih baik ketimbang mengobati”. Pencegahan penyakit bisa dilakukan dengan cara antara lain :

  • Menjaga selalu sanitasi lingkungan kandang, peralatan kandang juga manusianya
  • Pemberian pakan fresh juga sesuai kebutuhan ternak
  • Melakukan vaksinasi teratur
  • Pemilihan lokasi peternakan pada daetah bebas penyakit
  • Manajemen pemeliharaan tentunya baik
  • Kontrol terhadap binatang lain

 

Berikut kami berikan  sedikit jenis penyakit yang memang kerap menyerang ayam kampung :

  1. Tetelo (ND)

Penyebab : paramyxivirus

Gejala : ngorok juga batuk-batuk, kepala berputar-putar, gemetaran,  kelumpuhan di kaki juga sayap, kotoran yang berwarna putih kehijauan.

Pencegahan : vaksinasi teratur, sanitasi kandang, yang terhadap ayam terkena ND tentu harus dibakar.

Pengobatan : belum ada

  1. Gumboro (gumboro disease)

Penyebab : virus

Gejala : ayam yang tiba-tiba sakit juga  gemetar serta bulu berdiri, lesu, lemah juga malas bergerak, diare putih sekitar anus.

Pencegahan : vaksinasi teratur juga menjaga sanitasi kandang

Pengobatan : belum ada

  1. Penyakit cacing ayam (worm disease)

Penyebab : Cacing

Gejala : untuk pertumbuhan terhambat, kurang aktif, juga bulu kelihatan kusam.

Pencegahan : untuk pemberian obat cacing yang secara berkala, sanitasi kandang baik, untuk penggantian litter kandang yang secara berkala, juga mencegah serangga dapat menjadi induk perantara.

Pengobatan : pemberian untuk obat cacing yang seperti pipedon-x liquid, sulfamezatin, sulfamerazin, sulfaquinoxalin, piperazin dan lain sebagainya

  1. Berak kapur (Pullorum)

Penyebab : Bakteri Salmonella pullorum

Gejala : untuk anak ayam bergerombol di bawah pemanas, kotoran melekat , kepala menunduk,

Pencegahan : mengusahakan induk yang terbebas akan penyakit ini, fumigasi tepat di mesin penetas juga kandang

Pengobatan : noxal, coxalin, quinoxalin 4,  neo terramycyn  atau lainnya

  1. Berak darah (Coccidiosis)

Penyebab : protozoa Eimeria sp.

Gejala : untuk anak ayam sangat lesu, kotoran encer warnanya coklat dan campur darah, bulu-bulu yang disekitar anus kotor, sayap terkulai,  ayam bergerombol pada tepi atau sudut kandang.

Pencegahan : sanitasi baik juga sirkulasi udara baik pula juga bisa dengan pemberian coccidiostat di makanan sesuai takaran

Pengobatan : sulfaquinoksalin, noxal, diklazuril atau lainnya

  1. Pasca Panen dan Pemasaran

Pemasaran ayam kampung dasarnya mudah disamping jumlah permintaan tinggi, untuk harga ayam kampung yang masih tergolong tinggi juga  stabil, produksi masih terbatas. Ayam kampung juga dapat  dijual pada bentuk hidup / sudah dipotong (karkas). Untuk Rumah tangga, pasar tradisional, warung,  pengepul ayam, supermarket hingga hotel berbintang yang membutuhkan pasokan ayam kampung. Harga ayam kampung yang hidup berkisar Rp 18.000 – Rp 23.000/ekor pada tingkat peternak.

  1. Pengelolaan Produksi

seorang peternak profesional tentu perlu menjaga agar produksi kita bisa lakukan memenuhi standar kualitas juga  kontinuitas produk. diperlukan unutk pengelolaan / pengaturan produksi nantinya  usaha dapat berproduksi secara berkelanjutan. Untuk usaha perlu pengaturan juga penjadwalan teratur kapan DOC yang masuk juga kapan ayam bisa di panen, hal ituyang  lebih disukai pengepul / mitra kerja kita ketimbang hanya sekali panen jumlah banyak. namun perlu diingat bahwa pengelolaan produksi terkait modal, ketersediaan kandang, dan jumlah ketersediaan DOC, juga jumlah permintaan ayam siap panen.

 

Mudah-mudahan saja  di atas bisa untuk  menambah pengetahuan kita untuk lebih dalam hal beternak juga  menjadikan beternak kita lebih baik lagi . Saran juga  kritik selalu kami tunggu untuk kemajuan kita bersama. dan Semoga kesuksesan menyertai kita bersama.